Jumat, 04 Mei 2012

RUJAK ATASI MASALAH

Yang namanya belajar tidak harus disekolahan,begitu juga mengaji tidak harus duduk di majelis taklim,bukan berarti kami menyarankan begitu,ataupun mengajak untuk tidak sekolah,bagi yang masih sekolah,itu tidak sama sekali,

maksud kami, dalam kehidupan kita sehari-hari bisa menjadi sumber ilmu. baik ilmu dunia ataupun ilmu agama.

kami adalah penjual rujak yang ada di kidul palang sepur stasiun paron ngawi jawa timur,satu minggu yang lalu ada pelanggan kami ,yang mempunyai masalah keluarga,mendapat solusi pemecahan masalahnya ketika sama-sama di warung kami.

begini ceritanya:bu darti (bukan nama sebenarnya) datang kewarung dengan muka cemberut,lesu,tak punya harapan, selang beberapa menit datang bu endah. Seperti biasa keduanya makan rujak sambil ngomong-ngomong.

bu darti:"bu in,hidupku terasa hancur,masak suami bergadang di bilyard tiap malam,bahkan sering pulang pagi,klo siang tidur melulu.(adu bu darti menumpahkan rasa kekesalanya) bu endah:"sabar buk,mungkin ibu kurang perhatian pada suami".budarti:" lawong ngurusin anak aja dah repot kok kon perhatian2"

bu endah:"cobalah semua keperluan suami sampai servis malamnya (bahasa orang dewasa)di benahi" dan nasehat-nasehat terus meluncur dari bu endah,sampai akirnya.
bu darti:"ya ,nanti biar kucoba. . !

Selang 1 minggu kemudian bu darti marung dengan wajah ceria,
aku:"wah ini kelihatanya kok gembira sekali.

Bu darti:"ya,sekarang semua dah berubah,berkat nasehat bu endah. Oya,nanti klo bu endah kesini tolong mintakan no hpnya ya. . ? Mau ngucapin makasih atas nasehat-nasehatnya."

Itulah obrolan yang ku dengar,berkat nasehat dan saran yang tulus,dan kerendahan hati pelaku,serumit apapun masalah pasti ada jalan keluarnya. ! Semoga bisa menjadi pelajaran buat kita yang sudah berkeluarga ataupun yang baru akan membangun rumah tangga. Amin...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar